Jokowi Teriak “Mati-Matian” untuk PSI, Patron Politik Dideklarasikan Terbuka

Di Rakernas PSI di Makassar, kemarin, Jokowi Deklarasi “Mati-Matian” untuk PSI, Patron Politik Resmi Menuju 2029. (Gambar: psi/gemini/carpol)
Di Rakernas PSI di Makassar, kemarin, Jokowi Deklarasi “Mati-Matian” untuk PSI, Patron Politik Resmi Menuju 2029. (Gambar: psi/gemini/carpol)
banner 468x60

CARAPOLITIK.COM | Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka mendeklarasikan komitmennya untuk bekerja “mati-matian” dan “habis-habisan” demi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi dan ditegaskan secara organisatoris oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyatakan Jokowi resmi ditetapkan sebagai tokoh utama dan figur sentral dalam seluruh kampanye PSI.

Deklarasi politik ini berlangsung dalam Rakernas PSI yang digelar di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Rakernas PSI dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertepatan dengan 11 Rajab 1447 Hijriah.

Jokowi menilai Indonesia membutuhkan partai politik yang baik dan berorientasi pada politik kebaikan. PSI diposisikan sebagai kendaraan politik untuk mendorong nilai tersebut, sehingga dukungan Jokowi tidak berhenti pada simbol, melainkan masuk ke kerja politik nyata.

“Negara ini perlu partai yang baik. Perlu politik kebaikan, politik untuk kebaikan,” ujar Jokowi di hadapan kader PSI, sebagaimana dikutip Carpol.

Di hadapan peserta Rakernas, Jokowi menaikkan eskalasi pernyataannya secara berjenjang. Dari bekerja keras, hingga deklarasi total tanpa sisa.

“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI.”
“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!”
“Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!”

Menindaklanjuti pidato tersebut, Ketua Harian PSI Ahmad Ali membacakan keputusan Rakernas yang menetapkan Jokowi sebagai tokoh utama kampanye PSI.

“Untuk kampanye, DPP telah menetapkan Pak Jokowi sebagai tokoh utama, Pak Jokowi sebagai figur utama kita, sebagai panutan partai ini,” kata Ahmad Ali.

Ia menegaskan, penetapan Jokowi bukan semata karena status mantan Presiden, melainkan karena posisinya sebagai patron politik dan teladan bagi PSI.

Deklarasi “mati-matian” Jokowi menandai pergeseran dari simbol dukungan ke komitmen politik terbuka. PSI tidak lagi sekadar diasosiasikan dengan Jokowi, melainkan secara resmi menjadikannya wajah, rujukan, dan mesin legitimasi utama partai menuju Pemilu 2029.

Secara strategis, PSI sedang mengunci modal politik terbesar pasca-kekuasaan. Jokowi, meski tidak lagi menjabat, tetap memiliki daya mobilisasi elektoral dan legitimasi moral. Dengan menjadikannya patron resmi, PSI mengonsolidasikan identitas politik sekaligus mempertaruhkan masa depan partai pada satu figur sentral.

Pidato Jokowi di Rakernas PSI bukan sekadar retorika emosional, melainkan deklarasi arah politik. Ketika seorang mantan Presiden menyatakan akan bekerja mati-matian untuk satu partai, garis netral telah ditinggalkan. PSI kini berdiri di jalur terang: partai dengan patron kuat, dukungan total, dan taruhan besar menuju 2029.[]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60