Gestur di Monas: Wibawa SBY dan Sensitivitas Polri yang Tergores

banner 468x60

CARAPOLITIK.COM | Sebuah video berdurasi pendek di peringatan HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, memantik tafsir panjang.

Dalam rekaman itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sementara sejumlah petinggi TNI lain seperti KSAU Marsekal Tonny Harjono dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mendapat salam hormat langsung dari SBY.

Potongan momen itu cepat menyebar dan jadi bahan spekulasi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di tengah suasana publik yang sedang menyorot kinerja dan kredibilitas Polri, gestur sekecil apa pun bisa dengan cepat berubah menjadi tafsir politik.

Wasekjen Partai Demokrat, Syahrial Nasution, langsung memberikan klarifikasi.

Menurutnya, tidak ada persoalan antara SBY dan Kapolri.

“Sebelum beredar video viral Pak SBY seolah-olah tidak menyalami Kapolri, Pak SBY dan Kapolri lama bercengkerama di holding room Monas menjelang acara HUT TNI,” kata Syahrial dikutip carapolitik.com dari Kompas.com, Selasa, 7 Oktober 2025/14 Rabiul Akhir 1447 H.

Ia bahkan mengirim foto keduanya yang tampak akrab berbincang.

Syahrial menegaskan, semuanya hanya situasional.

SBY sedang melangkah cepat di tengah barisan pejabat militer yang berdiri memberi hormat, sementara posisi Kapolri terlewati tanpa disengaja.

“Tidak ada isu apa pun antara video yang viral dengan situasi sesungguhnya antara Pak SBY dan Kapolri,” ujarnya.

Namun realitas politik tak sesederhana klarifikasi.

Publik sudah terlanjur menonton, menafsir, dan mengaitkan.

Di ruang persepsi, SBY tampil sebagai figur sipil yang tetap dihormati TNI, sementara Kapolri terlihat “dilewati”—sebuah simbol yang, sengaja atau tidak, menyentuh sisi sensitif institusi kepolisian yang sedang kehilangan kepercayaan publik.

Momentum di Monas itu jadi lebih dari sekadar gestur.

Ini menunjukkan satu hal: di republik ini, wibawa masih punya bentuk, dan tafsir masih lebih cepat dari fakta.[]

(SBY (kiri) berbincang-bincang Listyo Sigit (kanan) dalam HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025. | Dok. Demokrat)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60