CARAPOLITIK.COM | Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menepis isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah mengirim suppres terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Hingga Jumat malam, ia memastikan pimpinan dewan tidak menerima dokumen resmi apa pun dari Istana.
“Pimpinan DPR sampai hari ini belum terima surat Presiden mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco kepada Inilah.com, sebagaimana dikutip, Sabtu 13 September 2025/21 Rabiul Awal 1447 H.
Isu perombakan pucuk Polri muncul setelah gelombang demonstrasi akhir Agustus pecah di berbagai daerah dan menewaskan sejumlah orang.
Insiden paling menyulut emosi publik adalah meninggalnya seorang pengemudi ojek online Jakarta yang terlindas kendaraan taktis Brimob.
Kerusuhan itu juga diwarnai penjarahan rumah pejabat.
Amarah rakyat baru surut setelah sejumlah anggota DPR RI dinonaktifkan karena komentar dan sikap yang dianggap menyakiti perasaan publik.
Bahkan, Menteri Keuangan pun ikut diganti.
Meski begitu, dua nama besar di parlemen—Dasco dan Ketua DPR RI Puan Maharani—tetap aman di kursinya.
Keduanya belum tersentuh wacana pergantian, meski tekanan politik jelas masih bergulir.
Analisis
Bantahan Dasco memang menutup spekulasi adanya suppres, tapi tidak menjawab keresahan soal nasib Kapolri Listyo Sigit.
Publik melihat Polri sebagai simbol krisis legitimasi negara setelah demonstrasi berdarah.
Tanpa langkah tegas dari Istana, rumor pergantian akan terus jadi komoditas politik.
Pertanyaannya tinggal “kapan?”, bukan “apakah?” perubahan itu terjadi.[]














