Jaga Jakarta dari Ancaman Apa? Kapolda Gaet 5.000 Anggota Ormas

banner 468x60

CARAPOLITIK.COM | Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri menggelar apel siaga kamtibmas yang melibatkan sejumlah besar anggota ormas di Jakarta, Rabu, kemarin.

 

Acara itu disebut bagian dari program “Jaga Jakarta”, yang diklaim sebagai langkah strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

 

Pertanyaannya: Jakarta sedang dijaga dari ancaman apa?

 

Langkah masif menggandeng—konon 5000—anggota ormas jelas tidak kecil, apalagi dengan komposisi lintas organisasi seperti GRIB, Kokam, FBR, Forkabi, PBB, PP, FKPPI, hingga GMBI.

 

Jika hanya untuk “kamtibmas”, ini adalah skala yang terasa sangat besar.

 

“Hari ini kami menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya pada hari ini baru saja melaksanakan apel siaga kamtibmas yang mana acara ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta,” kata Asep di Polda Metro Jaya, dikutip Carpol dari tirto.id, Kamis, 16 Oktober 2025/22 Rabiul Akhir 1447 H.

 

Menurutnya, keikutsertaan 5.000 anggota ormas diharapkan menjadi langkah nyata mensukseskan program Jaga Jakarta dalam mewujudkan keamanan wilayah.

 

“Di balik perbedaan, kita semua punya mimpi dan harapan bersama mewujudkan lingkungan tertib untuk kita semua. Jakarta adalah kota dengan dinamika yang tinggi, untuk itu kami percaya bahwa kolaborasi antara Polda Metro Jaya dengan ormas sangat penting,” ucap Asep.

 

Polda Metro Jaya tampaknya ingin mengembalikan citra ormas sebagai mitra sosial, bukan sumber gesekan.

 

Tapi di sisi lain, kehadiran ormas dalam skala besar di ranah keamanan publik menyisakan pertanyaan serius.

 

Asep menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci.

 

“Program ini terdapat beberapa program turunan yang mana selain program-program sedang berjalan dan program ini dapat menciptakan rasa aman dan harmoni di seluruh lapisan masyarakat dengan peran aktif ormas dalam jaga ketertiban di lingkungan warga masing-masing,” tutur dia.

 

Namun, tanpa penjelasan lebih lanjut soal indikator ancaman atau potensi konflik yang diantisipasi, publik berhak bertanya: apakah Jaga Jakarta ini langkah antisipatif terhadap situasi politik jelang setahun pemerintahan Prabowo?Atau, karena Polri dalam isu “direformasi” termasuk soal penggantian Kapolri? Atau, karena ekonomi tidak baik-baik saja?[]

 

(Gambar: Polda Metro Jaya bersama para anggota Ormas di Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025. | Ist./Tribratanews Metro)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60