Reshuffle Jilid III: Prabowo Mainkan Jeda, Tunjuk Djamari Chaniago Kunci Politik-Keamanan Nasional

banner 468x60

CARAPOLITIK.COM | Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal (Hor) (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam di Istana Negara, Jakarta, Rabu 17 September 2025/25 Rabiul Awal 1447 H.

 

Reshuffle Jilid III ini, dilakukan berselang sembilan hari dari reshuffle jilid II yang menyingkirkan Budi Gunawan dari kursi yang sama.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

 

Djamari Chaniago, merupakan perwira infanteri lulusan Akabari 1971. Ia adalah orang Minang yang lahir di Padang pada 8 April 1949.

 

Karier militernya mencakup posisi strategis: Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, Wakasad, Kasum TNI, hingga bagian dari Dewan Kehormatan Perwira (DKP) tahun 1998.

 

Di jalur sipil, Ia pernah duduk di MPR, memimpin PT Semen Padang, dan akhirnya berlabuh di Partai Gerindra, partai besutan Prabowo.

 

Tapi pertanyaan politiknya; mengapa harus ada jeda sembilan hari antara pencopotan Budi Gunawan dan pelantikan Djamari?

 

Jeda ini memberi sinyal bahwa kursi Menko Polkam bukan sekadar pergantian teknis, melainkan kalkulasi politik.

 

Ada kesan Prabowo sengaja mengosongkan jabatan sejenak, menimbulkan spekulasi, lalu menghadirkan figur yang tak hanya punya latar militer mumpuni, tetapi juga identitas politik yang jelas: kader Gerindra.

 

Mengapa Djamari yang dipilih?

  • Pertama, faktor loyalitas. Sebagai politikus Gerindra, Djamari jelas berada dalam orbit langsung Prabowo.
  • Kedua, faktor simbolis: sebagai anggota DKP 1998, Ia pernah berada di forum yang menentukan nasib perwira tinggi di tengah krisis politik Orde Baru. Pengalaman itu memberi legitimasi historis yang jarang dimiliki figur lain.
  • Ketiga, faktor kendali: dengan menunjuk kader sendiri, Prabowo seolah ingin memastikan bahwa lini politik dan keamanan nasional tidak lagi didominasi intelijen (ala Budi Gunawan), tapi dikunci rapat oleh orangnya sendiri.

 

Reshuffle ini memperlihatkan gaya khas Prabowo: menegaskan kendali, lalu menempatkan loyalis pada posisi vital.

Kursi Menko Polkam kini bukan sekadar jabatan koordinatif, melainkan benteng strategis di mana Prabowo memastikan politik dan keamanan nasional berjalan sesuai desainnya.[]

(Gambar: tangkapan layar video tiktok 2023) 

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60